MUTIA, Heidi Dewi (2016) Hubungan Umur Pertama Terjadinya Epilepsi dengan Kualitas Hidup Pasien Epilepsi di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.
|
PDF (Cover)
1 Cover Heidi Dewi Mutia G1A012061 - 2016.pdf Download (900kB) |
|
|
PDF (Legalitas)
2 Legalitas Heidi Dewi Mutia G1A012061 - 2016.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
PDF (Abstrak)
3 Abstrak Heidi Dewi Mutia G1A012061 - 2016.pdf Download (897kB) |
|
|
PDF (BabI)
4 Bab I Heidi Dewi Mutia G1A012061 - 2016.pdf Restricted to Repository staff only until 3 February 2027. Download (1MB) |
|
|
PDF (BabII)
5 Bab II Heidi Dewi Mutia G1A012061 - 2016.pdf Restricted to Repository staff only until 3 February 2027. Download (1MB) |
|
|
PDF (BabIII)
6 Bab III Heidi Dewi Mutia G1A012061 - 2016.pdf Restricted to Repository staff only until 3 February 2027. Download (1MB) |
|
|
PDF (BabIV)
7 Bab IV Heidi Dewi Mutia G1A012061 - 2016.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
PDF (BabV)
8 Bab V Heidi Dewi Mutia G1A012061 - 2016.pdf Download (1MB) |
|
|
PDF (DaftarPustaka)
9 Daftar Pustaka Heidi Dewi Mutia G1A012061 - 2016.pdf Download (1MB) |
|
|
PDF (Lampiran)
10 Lampiran Heidi Dewi Mutia G1A012061 - 2016.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Epilepsi adalah salah satu kelainan tersering pada otak di dunia, ditandai dengan kejang lebih dua kali yang tidak terprovokas. Prevalensi penderita epilepsi sebesar 0,5-4% dari seluruh penduduk Indonesia. Kualitas hidup adalah komponen yang penting dan sering digunakan oleh beberapa peneliti dalam memahami dampak dari epilepsi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan umur pertama terjadinya epilepsi dengan kualitas hidup pasien epilepsi di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel penelitian adalah 56 pasien berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi penelitian. Variabel bebas pada penelitian ini adalah jenis kelamin, umur pertama terjadinya epilepsi, frekuensi kejang, dan lama menderita, sedangkan variabel bebas adalah kualitas hidup yang diukur dengan kuisioner Quality of Life in Epilepsy Inventory-31 (QOLIE-31). Analisis bivariabel dilakukan dengan uji Chi Square dan analisis multivariabel dilakukan dengan analisis regresi logistik. Nilai p<0,05 dikategorikan signifikan. Tidak terdapat perbedaan bermakna antara umur pertama terjadinya epilepsi dengan kualitas hidup pasien epilepsi (p=0,056). Pada analisis multivariabel didapatkan hasil bahwa frekuensi kejang dan umur pertama terjadinya epilepsi dapat menjelaskan kualitas hidup yang buruk sebesar 21,8% (Nagelkarke R square = 0,218) pada pasien epilepsi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Nomor Inventaris: | G16251 |
| Uncontrolled Keywords: | kualitas hidup epilepsi, onset epilepsi, frekuensi kejang |
| Subjects: | E > E381 Epilepsy Q > Q4 Quality of life |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Pendidikan Dokter |
| Depositing User: | Mrs Lati Larasati UPA Perpustakaan Unsoed |
| Date Deposited: | 03 Feb 2026 07:19 |
| Last Modified: | 03 Feb 2026 07:19 |
| URI: | http://repository.unsoed.ac.id:443/id/eprint/39380 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
