Perbedaan Kadar Kreatinin Serum pada Pasien Hipertensi dengan Pengobatan Antihipertensi Golongan Angiotensin Receptor Blocker dan Calcium Channel Blocker

PRAWIRA, Dimitri Iman (2016) Perbedaan Kadar Kreatinin Serum pada Pasien Hipertensi dengan Pengobatan Antihipertensi Golongan Angiotensin Receptor Blocker dan Calcium Channel Blocker. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.

[img] PDF (Cover)
1 COVER Dimitri Iman Prawira G1A012071-2016.pdf

Download (893kB)
[img] PDF (Legalitas)
2 LEGALITAS Dimitri Iman Prawira G1A012071-2016.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (Abstrak)
3 ABSTRAK Dimitri Iman Prawira G1A012071-2016.pdf

Download (958kB)
[img] PDF (BabI)
4 BAB I Dimitri Iman Prawira G1A012071-2016.pdf
Restricted to Repository staff only until 13 April 2027.

Download (1MB)
[img] PDF (BabII)
5 BAB II Dimitri Iman Prawira G1A012071-2016.pdf
Restricted to Repository staff only until 13 April 2027.

Download (1MB)
[img] PDF (BabIII)
6 BAB III Dimitri Iman Prawira G1A012071-2016.pdf
Restricted to Repository staff only until 13 April 2027.

Download (1MB)
[img] PDF (BabIV)
7 BAB IVDimitri Iman Prawira G1A012071-2016.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] PDF (BabV)
8 BAB V Dimitri Iman Prawira G1A012071-2016.pdf

Download (1MB)
[img] PDF (DaftarPustaka)
9 DAFTAR PUSTAKA Dimitri Iman Prawira G1A012071-2016.pdf

Download (1MB)
[img] PDF (Lampiran)
10 LAMPIRAN Dimitri Iman Prawira G1A012071-2016.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Hipertensi adalah suatu keadaan di mana tekanan darah mengalami peningkatan di atas normal. Hipertensi tidak menunjukkan gejala yang spesifik pada onset awal penyakit. Tetapi, hipertensi dalam jangka panjang menyebabkan kerusakan organ tubuh secara permanen. Salah satu organ target yang sering mengalami kerusakan akibat hipertensi adalah ginjal. Obat antihipertensi diketahui memiliki efek protektif pada fungsi ginjal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kadar kreatinin serum antara pasien hipertensi dengan pengobatan antihipertensi golongan ARB dan CCB. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Sampel penelitian melibatkan 46 pasien hipertensi esensial pada program PROLANIS dari Klinik Utama Amanda Purwokerto, Puskesmas I Sumbang, dan Klinik Vira Medika Purwokerto. Uji t tidak berpasangan digunakan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kadar kreatinin serum yang signifikan antara pasien hipertensi dengan pengobatan ARB dan CCB. Hasil yang didapatkan adalah rerata kadar kreatinin serum pada pasien hipertensi yang menggunakan obat antihipertensi golongan ARB sebesar 1,06 ± 0,12 mg/dL, sedangkan rerata kadar kreatinin serum pada pasien hipertensi yang menggunakan obat antihipertensi golongan CCB sebesar 1,17 ± 0,17 mg/dL. Hasil uji t tidak berpasangan bernilai p = 0,015, yang menunjukkan adanya perbedaan kadar kreatinin serum yang signifikan secara statistik (p < 0,05) antara pasien hipertensi dengan pengobatan ARB dan CCB. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat perbedaan kadar kreatinin serum yang signifikan secara statistik antara pasien hipertensi dengan pengobatan antihipertensi golongan ARB dan CCB.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Nomor Inventaris: G16294
Uncontrolled Keywords: Hipertensi, Kreatinin Serum, ARB, CCB
Subjects: H > H380 Hypertension
M > M202 Medicine Research
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Pendidikan Dokter
Depositing User: Mrs Lati Larasati UPA Perpustakaan Unsoed
Date Deposited: 13 Apr 2026 04:36
Last Modified: 13 Apr 2026 04:36
URI: http://repository.unsoed.ac.id:443/id/eprint/40586

Actions (login required)

View Item View Item