AFIYANTI, Liana Nur (2026) Implementasi Program Makan Bergizi Gratis: Dinamika Ekonomi Politik dan Partisipasi Aktor Lokal di Banyumas. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.
|
PDF (Cover)
COVER-Liana Nur Afiyanti-F1D022022-Skripsi-2026.pdf Download (162kB) |
|
|
PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Liana Nur Afiyanti-F1D022022-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (519kB) |
|
|
PDF (Abstrak)
ABSTRAK-Liana Nur Afiyanti-F1D022022-Skripsi-2026.pdf Download (160kB) |
|
|
PDF (BabI)
BAB I-Liana Nur Afiyanti-F1D022022-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 28 April 2027. Download (176kB) |
|
|
PDF (BabII)
BAB II-Liana Nur Afiyanti-F1D022022-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 28 April 2027. Download (171kB) |
|
|
PDF (BabIII)
BAB III-Liana Nur Afiyanti-F1D022022-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 28 April 2027. Download (114kB) |
|
|
PDF (BabIV)
BAB IV-Liana Nur Afiyanti-F1D022022-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (232kB) |
|
|
PDF (BabV)
BAB V-Liana Nur Afiyanti-F1D022022-Skripsi-2026.pdf Download (112kB) |
|
|
PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Liana Nur Afiyanti-F1D022022-Skripsi-2026.pdf Download (215kB) |
Abstract
Penelitian ini mengkaji pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Banyumas dengan menggunakan perspektif ekonomi politik kelembagaan dari Douglas North (1990). Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus di SD Negeri 2 Purwokerto Lor. Data diperoleh dari 15 informan yang terdiri atas kepala sekolah, guru, orang tua, siswa, serta penyedia makanan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program telah dijalankan sesuai prosedur dengan dukungan 219 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), tetapi jangkauannya masih terbatas, yakni hanya mencakup 11,23% sekolah dasar dan 18,32% siswa. Permasalahan utama yang ditemukan meliputi keterlambatan distribusi, keterbatasan sarana, serta penurunan kualitas makanan akibat keterikatan anggaran yang kaku (Rp8.000/porsi). Selain itu, struktur kelembagaan yang bersifat terpusat membatasi keterlibatan pihak sekolah, sehingga memunculkan ketegangan antara institusi formal (kebijakan pusat) dan institusi informal (penyesuaian di tingkat lokal). Para aktor lokal cenderung menerima program secara pragmatis: guru memandangnya sebagai kewajiban, orang tua sebagai bentuk bantuan, dan siswa sebagai manfaat langsung. Kondisi ini menciptakan hubungan yang tidak seimbang antara negara dan masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan pentingnya reformasi kelembagaan yang mampu menyelaraskan insentif, memperluas partisipasi lokal, serta mengedepankan pendekatan berbasis hak guna menjamin keberlanjutan program.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Nomor Inventaris: | F26078 |
| Uncontrolled Keywords: | Program Makan Bergizi Gratis, ekonomi politik institusional, implementasi kebijakan, Kabupaten Banyumas, institusi formal-informal |
| Subjects: | F > F269 Food service G > G193 Government policy |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > S1 Ilmu Politik |
| Depositing User: | Mrs. Liana Nur Afiyanti |
| Date Deposited: | 28 Apr 2026 03:40 |
| Last Modified: | 28 Apr 2026 03:40 |
| URI: | http://repository.unsoed.ac.id:443/id/eprint/40791 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
