SABILA, Zeta (2026) Georgia Warr's Aromantic and Asexual Identity Discovery in Alice Oseman's Loveless. Skripsi thesis, Universitas Jenderal Soedirman.
|
PDF (Cover)
COVER-Zeta Sabila-J1A022005-Skripsi-2026.pdf Download (149kB) |
|
|
PDF (Legalitas)
LEGALITAS-Zeta Sabila-J1A022005-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (558kB) |
|
|
PDF (Abstrak)
ABSTRAK-Zeta Sabila-J1A022005-Skripsi-2026.pdf Download (292kB) |
|
|
PDF (BabI)
BAB-I-Zeta Sabila-J1A022005-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 6 May 2027. Download (317kB) |
|
|
PDF (BabII)
BAB-II-Zeta Sabila-J1A022005-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 6 May 2027. Download (340kB) |
|
|
PDF (BabIII)
BAB-III-Zeta Sabila-J1A022005-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only until 6 May 2027. Download (251kB) |
|
|
PDF (BabIV)
BAB-IV-Zeta Sabila-J1A022005-Skripsi-2026.pdf Restricted to Repository staff only Download (377kB) |
|
|
PDF (BabV)
BAB-V-Zeta Sabila-J1A022005-Skripsi-2026.pdf Download (310kB) |
|
|
PDF (DaftarPustaka)
DAFTAR PUSTAKA-Zeta Sabila-J1A022005-Skripsi-2026.pdf Download (312kB) |
Abstract
Penelitian ini mengkaji penemuan identitas aromantis dan aseksual Georgia Warr dalam novel Loveless karya Alice Oseman. Menggunakan metode kualitatif dan model pengembangan identitas aseksual milik Robbins yang mencakup kebingungan identitas, penemuan istilah, eksplorasi dan edukasi, penerimaan dan negosiasi identitas, coming out dan integrasi identitas, penelitian berfokus pada bagaimana tahap-tahap ini ditunjukkan oleh Georgia dalam menemukan identitas aromantis dan aseksual. Hasilnya mengungkapkan bahwa Georgia hanya mengalami lima dari enam tahap model Robbins. Tahap pertamanya adalah kebingungan identitas di mana Georgia merasa berbeda dari teman-temannya karena tidak memiliki pengalaman berkencan atau berciuman. Perasaan ini membawa Georgia ke tahap berikutnya, penemuan istilah, di mana ia merasa terhubung dengan istilah aseksual dan aromantis. Setelah merasakan koneksi tersebut, tahap ketiga, eksplorasi dan edukasi dimulai. Georgia sudah memahami bahwa aromantis dan aseksual adalah identitas nyata dan dia bukan satu-satunya yang merasa seperti itu. Setelah itu, tahap keempat, penerimaan identitas terjadi. Georgia menerima identitas ini meskipun awalnya kecewa. Tahap terakhir adalah coming out yang nantinya memperkuat integrasi identitasnya. Perjalanan Georgia mengingatkan kita bahwa menemukan orientasi seksual seseorang adalah proses yang pribadi dan seringkali membingungkan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Nomor Inventaris: | J26075 |
| Uncontrolled Keywords: | Aromantic, asexual, sexual identity discovery, Loveless, novel |
| Subjects: | L > L270 Literature History and criticism |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Budaya > S1 Bahasa dan Sastra Inggris |
| Depositing User: | Mrs. Zeta Sabila |
| Date Deposited: | 06 May 2026 08:41 |
| Last Modified: | 06 May 2026 08:41 |
| URI: | http://repository.unsoed.ac.id:443/id/eprint/40973 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
